|
NO. |
KOMPETENSI
DASAR |
NO. |
KOMPETENSI
DASAR |
MATERI |
|
3.1 |
Memahami Instalasi Penerangan 1 fasa sesuai dengan Peraturan Umum
Instalasi Listrik (PUIL) |
4.1 |
Menerapkan instalasi penerangan 1 fasa sesuai Peraturan Umum
Instalasi Listrik (PUIL). |
|
|
3.2 |
Menentukan tata letak komponen Instalasi penerangan pada bangunan
sederhana. |
4.2 |
Merencana tata letak komponen Instalasi penerangan pada bangunan
sederhana. |
|
|
3.3 |
Menentukan jumlah bahan dan biaya pada instalasi penerangan 1
fasa |
4.3 |
Menghitung jumlah bahan dan biaya pada instalasi penerangan 1
fasa. |
|
|
3.4 |
Menentukan komponen instalasi lampu penerangan pada bangunan
sederhana (Rumah Tinggal, Sekolah, Rumah, Ibadah) |
4.4 |
Memilih komponen instalasi lampu penerangan pada bangunan
sederhana (Rumah Tinggal, Sekolah, Rumah, Ibadah) |
|
|
3.5 |
Menerapkan prosedur pemasangan instalasi PHB lampu penerangan
pada bangunan sederhana (Rumah Tinggal, Sekolah, Rumah, Ibadah) sesuai
Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL). |
4.5 |
Memasang instalasi PHB lampu penerangan pada bangunan sederhana
(Rumah Tinggal, Sekolah, Rumah, Ibadah) sesuai Peraturan Umum Instalasi
Listrik (PUIL). |
|
|
3.6 |
Menerapkan prosedur pengukuran tahanan isolasi instalasi
penerangan pada bangunan sederhana (Rumah Tinggal, Sekolah, Rumah, Ibadah) |
4.6 |
Melakukan pengukuran tahanan isolasi instalasi penerangan pada
bangunan sederhana (Rumah Tinggal, Sekolah, Rumah, Ibadah) |
|
|
3.7 |
Menerapkan prosedur pemasangan komponen Instalasi Listrik
Bangunan Industri Kecil. |
4.7 |
Memasang Instalasi Listrik Bangunan Industri Kecil |
|
|
3.8 |
Menerapkan prosedur pemasangan Instalasi Penerangan 3 fasa sesuai
dengan Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL) |
4.8 |
Memasang Instalasi Penerangan 3 fasa sesuai dengan Peraturan Umum
Instalasi Listrik (PUIL) |
|
|
3.9 |
Menerapkan prosedur
pemasangan komponen instalasi penerangan 3 fasa bangunan gedung |
4.9 |
Memasang komponen instalasi penerangan 3 fasa bangunan gedung |
|
|
3.10 |
Menentukan gambar instalasi Perlengkapan Hubung Bagi (PHB) Penerangan
Bangunan Industri Kecil. |
4.10 |
Membuat gambar Perlengkapan Hubung Bagi (PHB) Penerangan Bangunan
Industri Kecil. |
|
|
3.11 |
Menentukan jumlah bahan, tata letak dan biaya pada instalasi
Perlengkapan Hubung Bagi (PHB) Bangunan Industri Kecil |
4.11 |
Menghitung jumlah bahan, tata letak dan biaya pada instalasi
Perlengkapan Hubung Bagi (PHB) Bangunan Industri Kecil. |
|
|
3.12 |
Mengevaluasi instalasi penerangan tiga fasa bangunan gedung. |
4.12 |
Memeriksa instalasi penerangan tiga fasa bangunan gedung. |
|
|
3.13 |
Menerapkan prosedur pengoperasian Penerangan Jalan Umum sesuai
dengan PUIL |
4.13 |
Mengoperasikan Penerangan Jalan Umum sesuai dengan PUIL |
|
|
3.14 |
Menerapkan prosedur perakitan komponen Instalasi Penerangan Jalan
Umum. |
4.14 |
Merakit komponen Instalasi Penerangan Jalan Umum. |
|
|
3.15 |
Menentukan jumlah bahan, menentukan tata letak dan menghitung
biaya pada instalasi Penerangan Jalan Umum |
4.15 |
Menghitung jumlah bahan, tata letak dan biaya pada instalasi
Penerangan Jalan Umum |
|
|
3.16 |
Menganalisis instalasi penerangan Jalan Umum. |
4.16 |
Memeriksa instalasi Penerangan Jalan Umum |
|
|
3.17 |
Memahami komponen dan tata letak sistem kendali instalasi
penerangan (Smart Building) |
4.17 |
Menerapkan komponen dan tata letak sistem kendali instalasi
penerangan (Smart Building) |
|
|
3.18 |
Menerapkan prosedur pemasangan sistem kendali instalasi
penerangan (Smart Building) |
4.18 |
Memasang sistem kendali instalasi penerangan (Smart Building) |
|
|
3.19 |
Mengevaluasi pemasangan sistem kendali instalasi penerangan
(Smart Building) |
4.19 |
Memeriksa pemasangan sistem kendali instalasi penerangan (Smart
Building |
|
